Mengenai Saya

Foto Saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Just Human

Total Tayangan Laman

Rabu, 16 Februari 2011

Titik Ba'

"Misalkan air laut  dijadikan tinta, dan daun-daun di seluruh jagat ini di jadikan kertas nya, masih belum cukup untuk menuliskan ilmu Allah, Ki Sanak," ujar Sunan Bonang.

"Tidak sebanyak itu yang saya mau tuntut. Saya cuma perlu satu titik. Di Titik Ba itu, Kanjeng," balas Raden Mas Syahid yang kelak bergelar Sunan Kalijaga.
Dari: Film Sunan Kalijaga (1984)


Konon, menurut riwayat, sebelum diri dan dunia diciptakan, lebih dulu Allah menciptakan kalam (QS.68 : 1-6). Kalam tersebut diperintahkan oleh-Nya untuk mencatat semua khazanah-Nya. Titik nun melambangkan khazanah yang tersembunyi itu (kuntu kanzan makhfiyyan).
 Titik nun lalu diturunkan sehingga ia tidak lagi dilingkupi oleh sebuah wadah. Ketika itu nun berubah menjadi ba, dengan tujuan agar khazanah-Nya dapat dikenal (wa ahbabtu an u'rafu). Setelah itu, Allah menciptakan makhluk (fa khalaqtu al-khalq), sehingga Dia dapat dikenali secara aktual-sebab sudah terdapat pihak lain yang siap sedia secara kodrati mengenalnya. Ketiga proses di atas dirangkum dalam hadis qudsi sebagai berikut, "Kuntu Kanzan makhfiyyan wa ahbabtu an u'rafu fa khalaqtu al-khalq li ya'rifuni" (Aku ialah khazanah yang tersembunyi, dan Aku ingin dikenal, maka Kuciptakan makhluk untuk mengenal-Ku).

Semua itu, menandakan bahwa Allah berkenan bahkan senang apabila tindakan, nama-nama, dan sifat-sifat-Nya dikenal dan dikenang oleh manusia. Jadi, titik ba pada pangkal basmalah merupakan pintu gerbang dan sekaligus gudang yang menyimpan segala khazanah-Nya.


Ba dan Titik Ba Menampung dan Merangkum Segala Firman-Nya

Dalam ilmu tafsir disebutkan bahwa Al-Quran mengandung lima tema, yaitu: (1) tauhid, (2) janji dan ancaman, (3) ibadah, (4) jalan menuju kebahagiaan, dan (5) kisah-kisah umat terdahulu. Kelima tema itu diringkas dalam surah yang pertama: Al-Fatihah. Maka, para ahli tafsir mengatakan Al-Fatihah adalah ringkasan Al-Quran yang terdiri dari 30 juz, 114 surat, 6.236 ayat. Atau disebut al-wafiyah yang berarti "yang mencakup".


Selanjutnya, sebagian ahli tafsir menjelaskan tema-tema Surah Al-Fatihah diringkas lagi ke dalam ayat yang pertama: basmalah. Dan, basmalah diringkas kedalam huruf yang pertama: ba. Sejalan dengan itu, huruf ba mempunyai kepanjangan (Kepanjangan dari huruf ba ini silahkan melihat sendiri dari bukunya halaman 418), yang artinya, "dengan Aku ada apa saja yang telah ada, dan dengan Aku sedang/akan ada apa saja yang sedang/akan ada, maka keberadaan semua alam ada dengan-Ku." (Mungkin karena merasa kurang tuntas, sebagian ahli tafsir meneruskan lagi bahwa huruf ba pangkal basmalah itu dapat diringkas ke dalam titik di bawah huruf ba atau "titik ba").


Selain merupakan pangkal dari pangkal Al-Quran, huruf ba adalah huruf yang paling awal diucapkan oleh manusia keturunan Adam. Ketika manusia diperintahkan bersaksi oleh Allah, "Bukankah Aku adalah Tuhan kalian ?" Maka mereka menjawab serempak, "Bala" (Ya kami bersaksi) (QS.7: 171).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar